Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efikasi Elderberry (Sambucus nigra L.) dalam Mengurangi Durasi dan Keparahan Infeksi Saluran Pernapasan Atas: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis RCT
    Sampel:
    7 studi RCT, total 510 partisipan dewasa
    Dosis/Durasi:
    Sirup elderberry 15 mL dua kali sehari selama 5–7 hari
    Temuan:
    Elderberry secara signifikan memperpendek durasi gejala ISPA sekitar 2–3 hari dan mengurangi keparahan gejala dibandingkan plasebo. Namun, heterogenitas antarstudi cukup tinggi sehingga diperlukan uji klinis lebih lanjut.
  2. Sambucus nigra untuk Infeksi Virus Influenza: Tinjauan Sistematis Aktivitas Antivirus dan Imunomodulator

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    18 studi; terdiri dari 5 RCT, 8 studi in vitro, dan 5 studi eksperimental
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak terstandar 300–600 mg/hari selama 10 hari
    Temuan:
    Antosianin dalam elderberry menghambat replikasi virus influenza dan memodulasi respons sitokin. Studi klinis menunjukkan pengurangan durasi gejala flu, tetapi bukti untuk pencegahan masih terbatas.
  3. Efek Sirup Elderberry terhadap Gejala Flu pada Dewasa: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 orang dewasa berusia 18–65 tahun dengan gejala influenza akut
    Dosis/Durasi:
    Sirup elderberry 15 mL empat kali sehari selama 5 hari
    Temuan:
    Kelompok yang menerima elderberry mengalami perbaikan gejala 2 hari lebih cepat dibandingkan plasebo. Tidak ditemukan efek samping serius selama intervensi.
  4. Suplementasi Elderberry Menurunkan LDL dan Penanda Inflamasi pada Subjek Hiperkolesterolemia

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    48 pasien dengan kadar LDL-C > 130 mg/dL
    Dosis/Durasi:
    400 mg ekstrak elderberry kering per hari dalam 2 kapsul selama 8 minggu
    Temuan:
    Intervensi elderberry selama 8 minggu menurunkan LDL-C dan IL-6 serta meningkatkan HDL-C secara signifikan. Temuan ini mendukung peran elderberry dalam pencegahan risiko kardiovaskular.
  5. Pengaruh Elderberry terhadap Tekanan Darah dan Biomarker Kardiometabolik: Meta-Analisis Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    9 RCT, total 612 partisipan dengan risiko kardiovaskular
    Dosis/Durasi:
    300–500 mg antosianin/hari selama 4–12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi elderberry secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik serta kadar hs-CRP. Diperlukan studi jangka panjang untuk menilai efek terhadap kejadian klinis.
  6. Jus Elderberry Meningkatkan Status Antioksidan Plasma dan Menurunkan Stres Oksidatif pada Dewasa Sehat

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT Crossover
    Sampel:
    30 orang dewasa sehat berusia 18–45 tahun
    Dosis/Durasi:
    250 mL jus elderberry (mengandung ±600 mg antosianin) per hari selama 4 minggu
    Temuan:
    Konsumsi jus elderberry selama 4 minggu meningkatkan kapasitas antioksidan total dan menurunkan kadar MDA plasma. Efek ini berhubungan dengan kandungan antosianin pada elderberry.
  7. Tinjauan Sistematis Sambucus nigra sebagai Imunomodulator Alami pada Populasi Berisiko

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    18 studi, termasuk uji klinis dan studi eksperimental
    Dosis/Durasi:
    Beragam: 300–600 mg ekstrak/hari selama 4–16 minggu
    Temuan:
    Elderberry meningkatkan produksi sitokin anti-inflamasi dan menurunkan TNF-α serta IL-1β. Penggunaannya pada lansia tampak aman dan berpotensi memperbaiki respons imun.

Advertisement


Cari: