Kasifikasi ilmiah Echinacea Angustifolia (Echinacea angustifolia)
Author: DC.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Asteridae |
| Ordo: | Asterales |
| Famili: | Asteraceae |
| Subfamili: | Asteroideae |
| Tribus: | Heliantheae |
| Genus: | Echinacea |
| Spesies: | Echinacea angustifolia |
Echinacea angustifolia merupakan tanaman herbal menawan yang berasal dari padang rumput Amerika Utara. Tanaman ini punya ciri khas kelopak bunga berwarna ungu yang menjuntai ke bawah dengan bagian tengah menyerupai kerucut berduri, itulah sebabnya ia sering disebut sebagai bunga kerucut daun sempit. Karena keunikan bentuknya yang eksotis dan ketahanannya terhadap cuaca ekstrem, bunga ini sering dijadikan tanaman hias yang mempercantik taman sekaligus menarik perhatian serangga penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu.
Selain tampilannya yang cantik, Echinacea angustifolia sudah lama dikenal luas dalam dunia kesehatan tradisional. Akar dan bagian atas tanaman ini kerap digunakan sebagai bahan obat herbal, terutama untuk membantu meredakan gejala pilek, flu, hingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Meskipun saat ini sudah banyak suplemen modern yang menggunakan ekstraknya, memandangnya langsung di alam tetap memberikan kesan tenang karena perpaduan warna ungunya yang kalem dan dedaunan hijau yang ramping.
Advertisement