Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efektivitas dan keamanan Primula veris pada bronkitis akut: meta-analisis uji acak terkontrol

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    15 uji acak terkontrol, total 3.240 pasien dengan bronkitis akut (dewasa dan anak usia ≥12 tahun)
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak akar setara 30–60 mg saponin per hari selama 7–14 hari
    Temuan:
    Preparat yang mengandung akar Primula veris memperbaiki gejala bronkitis akut dan memperpendek durasi batuk dibandingkan plasebo. Tidak ditemukan peningkatan risiko efek samping serius yang bermakna.
  2. Cowslip (Primula veris) sebagai agen ekspektoran dan antiinflamasi: tinjauan sistematis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    10 studi klinis dan eksperimental, total 1.240 partisipan
    Dosis/Durasi:
    Tidak dapat ditetapkan karena heterogenitas dosis dan durasi antar studi
    Temuan:
    Bukti awal menunjukkan bahwa Primula veris memiliki efek ekspektoran dan antiinflamasi yang relevan untuk gangguan saluran napas. Namun, kualitas bukti sebagian besar masih rendah hingga sedang dan memerlukan studi lebih lanjut.
  3. Uji acak terkontrol kombinasi tetap akar Primula veris dan Thymus vulgaris pada batuk akut

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    120 pasien dewasa dengan batuk akut yang berlangsung kurang dari 7 hari
    Dosis/Durasi:
    5 mL sirup tiga kali sehari selama 7 hari
    Temuan:
    Kombinasi Primula veris dan thyme secara signifikan mengurangi frekuensi batuk pada hari ke-7 dibandingkan plasebo. Toleransi gastrointestinal dilaporkan baik.
  4. Efek antiinflamasi ekstrak akar Primula veris pada sel epitel bronkus manusia

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi In Vitro
    Sampel:
    Kultur sel epitel bronkus manusia BEAS-2B yang diinduksi lipopolisakarida (LPS)
    Dosis/Durasi:
    Paparan ekstrak 10–100 µg/mL selama 24 jam
    Temuan:
    Ekstrak akar Primula veris menurunkan pelepasan IL-8 dan TNF-α pada sel yang diinduksi LPS. Efek ini diduga diperantarai oleh penghambatan jalur NF-κB.
  5. Profil polifenol dan aktivitas antioksidan ekstrak bunga, daun, dan akar Primula veris

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Studi Kimia-Farmakognosi
    Sampel:
    Ekstrak metanol dan air dari bunga, daun, dan akar Primula veris yang berasal dari lima populasi liar
    Dosis/Durasi:
    Tidak relevan; pengujian in vitro pada konsentrasi 10–200 µg/mL
    Temuan:
    Ekstrak bunga mengandung kadar total fenolik dan flavonoid tertinggi serta menunjukkan aktivitas antioksidan paling kuat. Saponin dan flavonoid utama berperan sebagai senyawa bioaktif utama.
  6. Aktivitas antibakteri dan antibiofilm ekstrak akar Primula veris terhadap isolat klinis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi Antibakteri
    Sampel:
    12 isolat klinis Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa
    Dosis/Durasi:
    MIC 0,5–2 mg/mL; paparan selama 24 jam
    Temuan:
    Ekstrak etanol akar Primula veris menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dengan konsentrasi hambat minimum 0,5–1 mg/mL. Ekstrak juga menghambat pembentukan biofilm pada kedua bakteri uji.
  7. Ekstrak Primula veris mengurangi inflamasi saluran napas pada model tikus asma

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vivo
    Sampel:
    40 tikus Sprague-Dawley yang diinduksi ovalbumin untuk model asma alergi
    Dosis/Durasi:
    100, 200, dan 400 mg/kg/hari secara oral selama 21 hari
    Temuan:
    Pemberian ekstrak Primula veris menurunkan jumlah eosinofil dan kadar sitokin Th2 pada lavage bronkoalveolar. Dosis 200 mg/kg efektif mengurangi remodeling bronkial pada tikus asma.

Advertisement


Cari: