Kasifikasi ilmiah Huang Lian (Coptis chinensis)
Author: Franch.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Magnoliidae |
| Ordo: | Ranunculales |
| Famili: | Ranunculaceae |
| Subfamili: | Ranunculoideae |
| Tribus: | Coptideae |
| Genus: | Coptis |
| Spesies: | Coptis chinensis |
Coptis chinensis, atau yang sering dikenal sebagai Huang Lian dalam pengobatan tradisional Tiongkok, adalah tanaman herba kecil yang punya akar kuning yang sangat khas. Tanaman ini biasanya tumbuh di area pegunungan yang teduh dan lembap, serta sudah sejak ribuan tahun lalu digunakan sebagai obat herbal karena kandungan berberin-nya yang tinggi, yang dipercaya ampuh buat mengatasi peradangan dan infeksi.
Selain manfaat medisnya yang luar biasa, tanaman ini sebenarnya punya bentuk yang cukup cantik dengan daun yang menjari dan bunga kecil berwarna putih atau kekuningan. Meskipun bukan tanaman asli Indonesia, eksistensinya cukup dikenal luas di kalangan praktisi herbal tanah air karena khasiatnya yang dianggap sebagai antibiotik alami yang cukup manjur untuk masalah pencernaan dan kesehatan mulut.
Advertisement