Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efektivitas Minyak Buah Merah (Pandanus conoideus Lam.) terhadap Perbaikan Profil Lipid pada Dislipidemia: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    10 uji klinis acak terkontrol (n=620) dengan subjek hiperlipidemia; studi diambil dari PubMed, Scopus, dan Cochrane Library.
    Dosis/Durasi:
    Rentang dosis 6–20 mL/hari selama 4–12 minggu (sesuai studi primer)
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan minyak buah merah secara signifikan menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida serta meningkatkan HDL dibandingkan kontrol. Namun, heterogenitas antar studi tergolong tinggi sehingga dibutuhkan uji klinis dengan dosis standar.
  2. Pengaruh Suplementasi Minyak Buah Merah terhadap Kadar Glukosa Darah dan HbA1c pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    72 pasien diabetes melitus tipe 2 yang belum terkontrol, dibagi menjadi kelompok intervensi dan plasebo.
    Dosis/Durasi:
    2×10 mL/hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Suplementasi minyak buah merah selama 8 minggu menurunkan glukosa darah puasa dan HbA1c secara signifikan dibandingkan plasebo. Tidak ditemukan efek samping serius selama penelitian.
  3. Aktivitas Sitotoksik Ekstrak Buah Merah terhadap Sel Kanker Payudara MCF-7: Kajian In Vitro dan In Vivo

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Eksperimental
    Sampel:
    Sel MCF-7 dan 28 tikus C3H yang diinduksi tumor; pengamatan dilakukan selama 30 hari.
    Dosis/Durasi:
    In vitro: IC50 45 μg/mL; in vivo: 150 mg/kgBB/hari selama 30 hari
    Temuan:
    Ekstrak buah merah menyebabkan apoptosis sel MCF-7 melalui peningkatan ekspresi Bax dan penurunan Bcl-2. Pada tikus, pemberian ekstrak memperlambat pertumbuhan tumor tanpa menurunkan berat badan secara drastis.
  4. Efek Antiinflamasi Minyak Buah Merah pada Model Tikus Edema Kaki yang Diinduksi Karagenan

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Eksperimental in vivo
    Sampel:
    30 tikus Wistar jantan dewasa, dibagi menjadi 5 kelompok (normal, kontrol negatif, tiga dosis minyak buah merah).
    Dosis/Durasi:
    Dosis 100, 300, dan 600 mg/kgBB, diberikan 1 jam sebelum induksi karagenan dan diamati selama 6 jam
    Temuan:
    Minyak buah merah dosis 300 mg/kgBB memberikan efek antiinflamasi dengan mengurangi edema kaki hingga 61% pada jam keempat. Penurunan TNF-α dan IL-1β turut teramati pada kelompok perlakuan.
  5. Suplementasi Minyak Buah Merah Memperbaiki Profil Antioksidan dan Dislipidemia pada Tikus dengan Diet Tinggi Lemak

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Eksperimental in vivo
    Sampel:
    36 tikus Sprague-Dawley jantan, diinduksi diet tinggi lemak selama 8 minggu.
    Dosis/Durasi:
    1,5 mL/kgBB/hari selama 4 minggu
    Temuan:
    Pemberian minyak buah merah meningkatkan SOD dan katalase, serta menurunkan MDA serum pada tikus dislipidemia. Kadar LDL dan trigliserida juga menurun secara signifikan dibandingkan kelompok diet tinggi lemak.
  6. Peran Suplementasi Minyak Buah Merah terhadap Kadar IGF-1 dan Status Gizi Anak Stunting: Studi Kuasi-Eksperimental

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Kuasi-Eksperimental
    Sampel:
    48 anak stunting usia 2–5 tahun di Papua; 24 anak kelompok intervensi dan 24 anak kontrol.
    Dosis/Durasi:
    2×5 mL/hari (total 10 mL/hari) selama 12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi minyak buah merah selama 12 minggu meningkatkan kadar IGF-1 dan skor z tinggi badan/umur pada anak stunting. Tidak ada perbedaan signifikan dalam kejadian efek samping dibandingkan kelompok kontrol.
  7. Buah Merah (Pandanus conoideus Lam.) sebagai Terapi Adjuvan Diabetes Melitus: Tinjauan Sistematis Studi Klinis dan Praktinis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    18 studi (5 studi klinis dan 13 studi praktinis) mengenai efek Pandanus conoideus terhadap glukosa darah dan resistensi insulin.
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku; kajian lintas studi
    Temuan:
    Tinjauan sistematis menyimpulkan bahwa buah merah berpotensi menurunkan glukosa darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Namun, sebagian besar bukti berasal dari studi hewan dan uji klinis berskala kecil.

Advertisement


Cari: