Sampel:
Sel makrofag RAW 264.7 dengan stimulasi LPS 1 µg/mL; ekstrak diuji pada konsentrasi 1–50 µg/mL.
Dosis/Durasi:
Paparan ekstrak 1, 5, 10, 25, 50 µg/mL selama 24 jam.
Temuan:
Ekstrak C. frutescens menurunkan kadar nitrit oksida dan TNF-α secara signifikan. Penghambatan jalur NF-κB tampak menjadi mekanisme utama antiinflamasi.