Kasifikasi ilmiah Asparagus (Asparagus officinalis)
Author: L.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Liliidae |
| Ordo: | Asparagales |
| Famili: | Asparagaceae |
| Subfamili: | Asparagoideae |
| Tribus: | Asparageae |
| Genus: | Asparagus |
| Spesies: | Asparagus officinalis |
Asparagus officinalis merupakan tanaman sayuran yang populer di seluruh dunia karena tunas mudanya yang renyah dan kaya akan nutrisi. Tanaman ini tumbuh sebagai tumbuhan menahun dengan akar rimpang yang kuat, dan secara tradisional telah dibudidayakan selama ribuan tahun sebagai tanaman kuliner maupun obat herbal yang menyehatkan.
Meski sering dianggap sebagai tanaman eksotis, asparagus sebenarnya cukup mudah dikenali dengan batangnya yang hijau segar dan daunnya yang berbentuk seperti jarum halus. Di dapur, tunas asparagus yang baru muncul dari tanah sering diolah dengan cara ditumis, dikukus, atau dipanggang, memberikan rasa yang khas dan kandungan antioksidan yang tinggi bagi siapa pun yang mengonsumsinya.
Advertisement