Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Ferula assa-foetida terhadap Kadar Glukosa Darah dan Profil Lipid pada Orang Dewasa: Meta-Analisis Uji Klinis Acak Terkendali

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review dan Meta-Analisis
    Sampel:
    6 uji klinis acak terkendali dengan total 421 partisipan
    Dosis/Durasi:
    250–1000 mg/hari; 4–12 minggu
    Temuan:
    Asafoetida secara signifikan menurunkan glukosa darah puasa, HbA1c, trigliserida, dan kolesterol LDL, serta meningkatkan HDL. Efek penurunan glukosa lebih bermakna pada dosis ≥500 mg/hari.
  2. Suplementasi Oleo-Gum-Resin Ferula assa-foetida pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    70 pasien diabetes melitus tipe 2 (usia 35–65 tahun)
    Dosis/Durasi:
    500 mg dua kali sehari; 12 minggu
    Temuan:
    Pemberian asafoetida selama 12 minggu menurunkan kadar glukosa darah puasa dan HbA1c secara signifikan dibandingkan plasebo. Selain itu, terjadi perbaikan indeks resistensi insulin dan profil lipid.
  3. Efikasi Asafoetida dalam Mengurangi Gejala Sindrom Iritasi Usus Besar: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    110 pasien irritable bowel syndrome (kriteria Roma IV)
    Dosis/Durasi:
    250 mg tiga kali sehari; 8 minggu
    Temuan:
    Asafoetida mengurangi nyeri abdomen, kembung, dan gangguan buang air besar secara bermakna dibandingkan plasebo. Skor kualitas hidup juga meningkat setelah 8 minggu intervensi.
  4. Pengaruh Asafoetida terhadap Konstipasi Fungsional pada Lansia: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    64 orang lanjut usia dengan konstipasi fungsional
    Dosis/Durasi:
    500 mg sekali sehari; 4 minggu
    Temuan:
    Frekuensi buang air besar meningkat dan konsistensi tinja membaik secara signifikan setelah 4 minggu pemberian asafoetida. Keluhan kembung dan rasa tidak tuntas buang air besar juga berkurang.
  5. Efek Asafoetida terhadap Nyeri Haid Primer: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    90 mahasiswi dengan nyeri haid primer
    Dosis/Durasi:
    200 mg setiap 8 jam pada 3 hari pertama menstruasi; 3 siklus menstruasi
    Temuan:
    Asafoetida menurunkan skor nyeri (VAS) secara signifikan dan mengurangi kebutuhan obat antiinflamasi nonsteroid. Efek analgesiknya terlihat sejak siklus menstruasi pertama intervensi.
  6. Tinjauan Sistematis Aktivitas Farmakologis Ferula assa-foetida dan Senyawa Bioaktifnya

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    52 artikel (studi in vitro, in vivo, dan klinis) yang terbit 1990–2023
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku (studi pustaka)
    Temuan:
    Ferula assa-foetida menunjukkan aktivitas antiinflamasi, antioksidan, antibakteri, antispasmodik, dan antidiabetik. Senyawa utama yang berperan meliputi ferulic acid, coumarin, dan seskuiterpen.
  7. Efek Ferula assa-foetida terhadap Fungsi Paru dan Gejala pada Pasien Asma

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien asma ringan-sedang
    Dosis/Durasi:
    500 mg dua kali sehari; 8 minggu
    Temuan:
    Pemberian asafoetida selama 8 minggu memperbaiki nilai FEV1/FVC dan menurunkan frekuensi gejala asma. Penanda inflamasi seperti IgE dan eosinofil cenderung menurun dibandingkan plasebo.

Advertisement


Cari: