Sampel:
Minyak atsiri diekstraksi dari akar wangi asal Jawa Barat; diuji terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Candida albicans.
Dosis/Durasi:
Konsentrasi minyak atsiri 0,05%; 0,1%; 0,5%; dan 1% (v/v); inkubasi 24 jam pada 37°C.
Temuan:
Minyak atsiri akar wangi menunjukkan aktivitas penghambatan yang lebih kuat terhadap bakteri Gram positif dibandingkan Gram negatif. Komponen utama yang teridentifikasi antara lain vetivernol, khushimol, dan beta-vetivon.