Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Pengaruh suplementasi Trachyspermum ammi terhadap kontrol glikemik dan profil lipid pada pasien diabetes melitus tipe 2: uji klinis acak tersamar ganda

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial (RCT)
    Sampel:
    60 pasien diabetes melitus tipe 2; 30 pasien kelompok intervensi dan 30 pasien kelompok plasebo
    Dosis/Durasi:
    2 gram/hari dalam bentuk kapsul, dibagi 2 kali sehari, selama 12 minggu
    Temuan:
    Pemberian serbuk biji Trachyspermum ammi selama 12 minggu secara signifikan menurunkan kadar glukosa darah puasa dan HbA1c. Profil lipid juga membaik, ditandai dengan penurunan trigliserida dan LDL dibandingkan kelompok plasebo.
  2. Efek Trachyspermum ammi terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi esensial: uji klinis acak terkontrol plasebo

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial (RCT)
    Sampel:
    40 pasien hipertensi esensial ringan hingga sedang
    Dosis/Durasi:
    500 mg kapsul, 2 kali sehari, selama 8 minggu
    Temuan:
    Suplementasi Trachyspermum ammi menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik secara bermakna dibandingkan plasebo setelah 8 minggu intervensi. Efek ini dikaitkan dengan aktivitas vasorelaksan dan diuretik ringan dari komponen aktif timol.
  3. Efek suplementasi Trachyspermum ammi terhadap penanda inflamasi dan stres oksidatif pada manusia: tinjauan sistematis dan meta-analisis uji klinis acak

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    8 uji klinis acak dengan total 420 partisipan
    Dosis/Durasi:
    Beragam, rentang 1–3 gram/hari selama 6–12 minggu
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan bahwa Trachyspermum ammi secara signifikan menurunkan kadar hs-CRP, TNF-α, dan MDA, serta meningkatkan kapasitas antioksidan total. Efek antiinflamasi ini konsisten pada berbagai dosis dan durasi intervensi.
  4. Efek ekstrak Trachyspermum ammi terhadap respons inflamasi dan remodeling saluran napas pada model asma: tinjauan sistematis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    15 studi eksperimental in vivo pada hewan coba model asma
    Dosis/Durasi:
    Beragam, 50–200 mg/kg berat badan per oral, selama 1–4 minggu
    Temuan:
    Ekstrak Trachyspermum ammi secara konsisten menurunkan eosinofilia, kadar sitokin tipe-Th2, serta inflamasi jaringan paru pada model hewan. Temuan ini mendukung potensi Trachyspermum ammi sebagai terapi adjuvan asma.
  5. Pengaruh biji Trachyspermum ammi terhadap gejala sindrom iritasi usus besar: uji klinis acak terkontrol plasebo

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial (RCT)
    Sampel:
    80 pasien sindrom iritasi usus besar dengan gejala ringan hingga sedang
    Dosis/Durasi:
    400 mg kapsul, 2 kali sehari, selama 6 minggu
    Temuan:
    Pemberian kapsul Trachyspermum ammi menurunkan skor nyeri perut, perut kembung, dan frekuensi gangguan defekasi dibandingkan plasebo. Efek ini diduga melalui aktivitas antispasmodik dan antiinflamasi pada saluran cerna.
  6. Pengaruh Trachyspermum ammi terhadap profil lipid dan fungsi hati pada pasien perlemakan hati non-alkoholik: uji klinis acak tersamar ganda

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial (RCT)
    Sampel:
    52 pasien non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD)
    Dosis/Durasi:
    1,5 gram/hari dalam bentuk kapsul, dibagi 3 kali sehari, selama 12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi Trachyspermum ammi selama 12 minggu memperbaiki steatosis hati dan menurunkan kadar ALT, AST, serta LDL. Tidak ditemukan perubahan signifikan pada berat badan pasien.
  7. Aktivitas antidiare ekstrak etanol Trachyspermum ammi pada tikus yang diinduksi minyak jarak: studi eksperimental terkontrol

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vivo
    Sampel:
    30 tikus Sprague-Dawley jantan, dibagi 5 kelompok perlakuan
    Dosis/Durasi:
    100 dan 200 mg/kg berat badan, diberikan oral satu kali
    Temuan:
    Pemberian ekstrak etanol Trachyspermum ammi menurunkan frekuensi diare dan volume sekresi usus secara dosis-tergantung dibandingkan kontrol. Aktivitas ini berkaitan dengan efek antimotilitas dan antisekretori pada usus.
  8. Efek penambahan Trachyspermum ammi terhadap metformin pada kontrol glikemik dan indeks antropometri pasien prediabetes dengan overweight: uji klinis acak

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial (RCT)
    Sampel:
    44 subjek prediabetes dengan indeks massa tubuh ≥25 kg/m²
    Dosis/Durasi:
    1 gram/hari dalam bentuk kapsul, selama 8 minggu
    Temuan:
    Kombinasi Trachyspermum ammi dan metformin selama 8 minggu menurunkan HOMA-IR dan lingkar pinggang lebih besar dibandingkan metformin saja. Suplementasi ini tampak aman dan dapat menjadi terapi tambahan pada prediabetes.

Advertisement


Cari: