Kasifikasi ilmiah African Wild Potato (Plectranthus esculentus)
Author: N.E.Br.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Asteridae |
| Ordo: | Lamiales |
| Famili: | Lamiaceae |
| Subfamili: | Nepetoideae |
| Tribus: | Ocimeae |
| Genus: | Plectranthus |
| Spesies: | Plectranthus esculentus |
Plectranthus esculentus, atau yang lebih dikenal dengan sebutan kentang kaffir, merupakan tanaman umbi-umbian unik yang berasal dari Afrika. Tanaman ini memiliki bentuk umbi yang cukup khas dengan tekstur kulit yang agak kasar, namun rasanya sangat lezat dan manis setelah dimasak. Biasanya, masyarakat lokal di daerah asalnya mengonsumsinya dengan cara direbus atau dipanggang sebagai sumber karbohidrat alternatif yang bergizi tinggi.
Selain umbinya yang bisa dimakan, tanaman ini juga cukup populer sebagai tanaman hias karena bunganya yang berwarna ungu cantik dan daunnya yang aromatik. Meskipun belum sepopuler kentang biasa di Indonesia, Plectranthus esculentus sebenarnya menyimpan potensi besar sebagai tanaman pangan fungsional karena ketahanannya terhadap kondisi lahan yang kurang subur, menjadikannya pilihan menarik untuk ditanam di kebun rumah atau skala pertanian kecil.
Advertisement