Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Suplementasi Açaí (Euterpe oleracea Mart.) terhadap Faktor Risiko Kardiovaskular: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review dan Meta-Analisis
    Sampel:
    9 uji klinis acak dengan 354 partisipan
    Dosis/Durasi:
    Beragam: ekstrak 100–500 mg/hari atau pulpa 100–300 g/hari; durasi 4–12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi açaí tidak menunjukkan efek signifikan terhadap berat badan, indeks massa tubuh, lingkar pinggang, tekanan darah, dan profil lipid. Heterogenitas antarstudi tinggi dan durasi intervensi umumnya pendek.
  2. Efek Suplementasi Açaí (Euterpe oleracea Mart.) terhadap Profil Lipid: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review dan Meta-Analisis
    Sampel:
    8 uji klinis acak dengan 329 partisipan
    Dosis/Durasi:
    Beragam: 100–500 mg ekstrak/hari atau 100–300 mL jus/hari; durasi 4–12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi açaí menurunkan kolesterol total dan LDL-C secara signifikan, tetapi tidak memengaruhi trigliserida dan HDL-C. Efek lebih konsisten pada intervensi dengan durasi lebih panjang.
  3. Efek Suplementasi Açaí (Euterpe oleracea Mart.) terhadap Indeks Antropometri, Kontrol Glikemik, dan Tekanan Darah pada Dewasa: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review dan Meta-Analisis
    Sampel:
    10 uji klinis acak dengan 408 partisipan
    Dosis/Durasi:
    Beragam: ekstrak 100–500 mg/hari atau pulpa 100–300 g/hari; durasi 4–12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi açaí tidak berpengaruh signifikan terhadap indeks antropometri, glukosa darah puasa, insulin, HOMA-IR, dan tekanan darah. Bukti yang ada belum cukup untuk merekomendasikan açaí sebagai terapi tunggal untuk perbaikan parameter metabolik.
  4. Suplementasi Pulpa Açaí (Euterpe oleracea Mart.) Memperbaiki Stres Oksidatif dan Inflamasi pada Pasien Hemodialisis: Uji Klinis Acak, Buta Ganda, Placebo-Kontrol

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    40 pasien hemodialisis
    Dosis/Durasi:
    100 g pulpa açaí/hari selama 3 bulan.
    Temuan:
    Konsumsi pulpa açaí menurunkan malondialdehid dan TNF-α serta meningkatkan kapasitas antioksidan total. Efek ini menunjukkan potensi açaí dalam mengurangi stres oksidatif dan inflamasi pada pasien hemodialisis.
  5. Konsumsi Jus Açaí (Euterpe oleracea Mart.) Memperbaiki Fungsi Endotel dan Stres Oksidatif pada Pasien Sindrom Metabolik: Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien sindrom metabolik
    Dosis/Durasi:
    200 mL jus açaí/hari selama 4 minggu.
    Temuan:
    Jus açaí memperbaiki fungsi endotel dan menurunkan penanda stres oksidatif. Tidak ditemukan perubahan bermakna pada profil lipid dalam durasi intervensi yang singkat.
  6. Efek Suplementasi Açaí (Euterpe oleracea Mart.) terhadap Stres Oksidatif dan Inflamasi pada Wanita Overweight: Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    40 wanita overweight
    Dosis/Durasi:
    200 g pulpa açaí/hari selama 4 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi açaí menurunkan penanda stres oksidatif dan inflamasi seperti MDA dan IL-6. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan selama intervensi.
  7. Suplementasi Açaí (Euterpe oleracea Mart.) Memperbaiki Steatosis Hati pada Pasien Penyakit Hati Berlemak Nonalcoholic: Uji Klinis Acak, Buta Ganda, Placebo-Kontrol

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    50 pasien penyakit hati berlemak nonalcoholic (NAFLD)
    Dosis/Durasi:
    500 mg ekstrak açaí/hari selama 12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi açaí menurunkan lemak hati, kadar ALT, dan stres oksidatif. Perbaikan ini menunjukkan potensi açaí sebagai terapi adjuvan pada NAFLD.
  8. Efek Suplementasi Açaí (Euterpe oleracea Mart.) terhadap Fungsi Kognitif pada Dewasa Overweight: Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    40 dewasa overweight
    Dosis/Durasi:
    500 mg ekstrak açaí/hari selama 12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi açaí meningkatkan perhatian dan memori serta menurunkan stres oksidatif. Hasil ini mendukung potensi açaí dalam memperbaiki fungsi kognitif pada populasi overweight.

Advertisement


Cari: